Segala Puji bagi Allah yang menjadikan segala yang ada sebagai hujjah atas
keTuhanan-Nya dan keesaan-Nya. Dia menjamin keselamatan bagi orang yang
bersaksi atas keesaan-Nya. Bagi orang yang meminta perlindungan kepada-Nya dan
bertaqwa kepada-Nya, Dia siapkan jalan keluar bagi setiap kesulitan yang
dihadapinya. Bagi orang yang bertawakal kepada-Nya, Dia siapkan jalan keluar
bagi kesempitan yang menimpanya. Maha Suci Dzat yang menganugerahkan banyak
sekali kenikmatan kepada makhluk-Nya.
Dia mewajibkan diri-Nya bersikap rahmat. Dia sebutkan dalam kitab yang
ditulis-Nya sendiri bahwa rahmat-Nya mengalahkan murka-Nya dan Dia
menyempurnakan nikmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Dia menundukkan daratan,
lautan, matahari, bulan, malam, siang, mata air, sungai, sinar, dan kegelapan.
Dia utus Rasul-Nya kepada mereka, Dia menurunkan Kitab-kitab-Nya kepada mereka.
"Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya
petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan
barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan
dadanya sesak lagi sempit." (Qs. Al An'am [06]: 125)
Dia mengangkat martabat orang-orang yang mengikuti Al Aqur'an, mengamalkan
ayat-ayat muhkam, dan beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat ke puncak
tangga kebahagiaan. Dia menimpakan kekalahan kepada orang yang berpaling
dari-Nya, tidak mau menghadap kepada-Nya, dan mencari petunjuk selain
petunjuk-Nya. Sesungguhnya Al Qur'an adalah pengingat yang bijak, jalan yang
lurus, berita yang benar, tali Allah yang kokoh, sekaligus perjanjian-Nya.
Jadi, berpegang teguh kepada-Nya pasti menuai sukses besar dan selamat.
Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang berhak disembah selain Allah, Dia
tidak memiliki tandingan, anak, istri, dan tidak ada seorang pun yang memberi
pujian yang sempurna kepada-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah
hamba-Nya, Rasul-Nya, manusia pilihan-Nya, dan orang yang dipercaya yang
diberi-Nya wahyu. Beliau diutus sebagai rahmat untuk seluruh alam semesta,
panutan bagi orang-orang yang mengerjakan amal shalih, hujjah bagi orang-orang
yang berjalan menuju Allah, dan hujjah bagi seluruh hamba-Nya.
Dengan perantaranya, Allah memberikan hidayah kepada manusia dan
membebaskan mereka dari kebodohan. Dengannya Allah memperbanyak jumlah
orang-orang yang beribadah kepada-Nya. Beliau telah menyampaikan risalah,
menunaikan amanah, memberi nasihat kapada umat, berjihad di jalan Allah dengan
jihad yang sebenar-benarnya, dan beribadah kepada Allah hingga nafas terakhir.
Tidak ada satu kebaikan pun yang tidak beliau tunjukkan kepada umatnya, tidak
ada satu kejahatan pun yang tidak beliau peringatkan, dan beliau melarang
umatnya meniti jalan yang menuju kepada kejahatan tersebut. Dakwahnya berjalan
mengiringi perjalanan matahari ke seluruh belahan dunia. Agamanya menyebar
sejauh jangkauan malam dan siang. Semoga Allah memberi ganjaran yang baik
kepadanya dan shalawat atas beliau, shalawat yang memenuhi seluruh langit dan
bumi, dan semoga salam tercurahkan kepadanya.
"Seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke
langit. Pohon tersebut memberikan buahnya kepada setiap musim dengan seizin
Rabbnya." (Qs. Ibraahiim [14]: 23-24)
Pohon keimanan juga begitu, akarnya menancap kuat dalam hati.
Cabang-cabangnya adalah ucapan yang baik dan amal shalih yang diangkat ke
langit. Pohon tersebut tidak henti-hentinya mengeluarkan buahnya setiap musim atas
izin Rabb-nya dalam bentuk ucapan yang baik dan amal shalih. Ucapan tersebut
dapat menyejukkan mata air pemilik akarnya, mata air penjaganya, mata air
keluarganya, mata air sahabat-sahabatnya, dan mata air siapa saja yang
berdekatan dengannya. Sesungguhnya barangsiapa matanya segar dan sejuk dengan
Allah, maka setiap mata menjadi sejuk kepadanya. Apa saja yang liar, jalang,
dan buas, menjadi jinak kepadanya. Orang yang bersedih menjadi bahagia
karenanya. Orang yang penakut menjadi pemberani. Orang yang melihatnya menjadi
termotivasi untuk berdzikir kepada Allah. Jika ia dilihat maka seketika
teringat kepada Allah. Ketakutannya hanya tertuju kepada Allah dan seluruh
harapannya hanya diberikan kepada Allah. Jika ia melihat maka ia melihat dengan
Allah. Jika ia memukul maka ia memukul dengan Allah. Jika ia berjalan maka ia
berjalan dengan Allah. Jika ia mencintai maka ia mencintai karena Allah. Jika
ia membenci maka ia membenci karena Allah. Jika ia memberi maka ia memberi
karena Allah.
Sebagian orang yang telah sampai pada tahap makrifah berkata, "Setiap
amal yang tidak mengikuti (Nabi) adalah konsumsi jiwa belaka." Tokoh
tarekat, Junaid bin Muhammad berkata; "seluruh jalan yang ada semuanya
tertutup kecuali jalan orang yang menapaktilasi jalan Nabi Muhammad Shallallahu
Alaihi wa Sallam, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman;
'Demi keagungan-Ku dan kebesaran-Ku, seandainya mereka datang kepada-Ku
melalui semua pintu dan memintaku membuka semua pintu tersebut, maka AKu tidak
membuka pintu-pintu tersebut bagi mereka hingga mereka masuk di belakangmu.'"
Dikarenakan kebahagiaan selalu berputar kepada apa saja yang beliau bawa,
maka sudah sepantasnya bagi orang yang ingin memperbaiki dirinya untuk
menjadikan detik-detik umurnya dalam rangka merajut perkenalan yang kental
dengan-Nya dan memfokuskan keinginannya untuk mencintai-Nya. Oleh karena itu
tidak ada salahnya kalau kami mengajak pembaca yang budiman untuk memahami
kaidah-kaidah pokok dalam perjalanan hijrah kepada Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa Sallam. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan setiap amal
perbuatan kami ikhlas karena-Nya, dan kami berharap setiap orang akan
memperoleh bagian (manfaat) darinya. Cukuplah Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi
kita dan Dia-lah sebaik-baik tempat menaruh harapan dan menyerahkan diri.
Jika dalam tulisan-tulisan kami nanti terdapat kebaikan dan pahala, maka
itu berasal dari Allah Yang Maha Memberi. Namun jika terdapat kesalahan dan
kekurangan, maka itu berasal dari kami dan syetan. Allah dan Rasul-Nya terbebas
dari itu.